Sabtu, 03 Desember 2016

Mensyukuri Apa Yang Ada Kunci Kebahagiaan

Untuk bahagia kita butuh mensyukuri apa yang kita miliki, tak perlu berharap lebih bila tak mampu, semuanya hanya membuat stress.
Saat ini saya hanya memiliki hape android yang jelek, notebook yang jelek. Selama ini saya selalu berhayal memiliki hape yang lebih bagus, memiliki laptop yang lebih bagus, saya iri dengan teman-teman saya.
Saya tersadar bahwa sikap saya salah dan sangat salah. Semuanya penyebab saya tidak bahagia.
Sekarang saya mencoba untuk mensyukuri apa yang sudah saya miliki, dan untuk apa memiliki yang lebih mahal bila yang murah saja tidak optimal pemakaiannya.
Sekarang saya mencoba mengoptimalkan penggunan hape yang saya miliki.

10.19 PM
Sab, 3 Des 2016

Mengalahkan rasa malas

Penyebab hingga kini gagal memjadi penulis karena selama ini saya menulis bergantung pada mood, padahal menulis bergantung pada mood itu sangat salah. Kita harus mengalahkan rasa malas tersebut. Dengan mengalahkan rasa malas maka semua kesuksesan akan di depan mata kita.

9.07 PM
Sab, 3 Des 2016

Waktu dan Uang

Bagi saya setiap waktu begitu berharga. Waktu harus digunakan untuk ibadah, belajar, mengajar dan mencari uang. Setiap detik waktu yang kau punya harus menjadi kontribusi bagi salah satu empat perkara tersebut.
Kali ini saya benar serius dalam mempergunakan waktu, saya ingin waktu-waktu saya bisa menghasilkan uang.
Caranya? Mempergunakannya untuk latihan menulis. Menulis itu jangan ketika mood saja, ketika harus memaksa diri gara menyukai menulis sama halnya dengan olahraga, awal-awal berolahraga saya juga merasa berat namun lama kelamaan malah bikin candu, seperti tadi pagi walaupun mendung saya tetap berolahraga dan ketika saya sedang berolahraga turun hujan rintik-rintik namun tidak menyurutkan kaki saya untuk terus berolahraga. Kenapa? Ya..  Karena sudah kecanduan dan tau manfaatnya.
Kalau mereka bekerja berjam-jam dalam sehari untuk menghasilkan uang saya pun harus menulis berjam-jam untuk menulis untuk menghasilkan uang.
Kali ini saya harus benar-benar berhasil.

9.04 PM
Sab, 3 Des 2016

Mencatat Semua Pengeluaran

"Hoe neu mee peng droe neuh dum, makanan hana lee neu pajoeh, rukok hana neu pip" begitulah kata teman sekamar saya pada saya.
Karena perkataan teman ini membuat saya terinspirasi untuk mencatat semua pengeluaran saya sedetil-detilnya tujuannya yang pertama saya bisa mengevaluasi pengeluaran setiap harinya agar tidak keblablasan di penghujung bulan, dengan mencatat pengeluaran dengan detil saya bisa mengontrol diri dalam menggunakan uang, contohnya saya sekarang bisa mengontrol diri dalam berbelanja kopi dan cemilan. Kedua, agar saya tidak dihantui rasa bersalah setiap saat. Ketika di penghujung bulan waktu keuangan saya menipis saat itulah saya stress dan merasa bersalah atas apa yang saya belanja pada hari yang lalu walaupun saya tidak pernah boros.
Dengan keuangan seperti ini saya tidak pernah berkeinginan untuk membeli baju baru dan barang-barang lain yang saya tidak begitu membutuhkannya.
Saya harus mengumpulkan uang untuk membayar utang-utang saya. Andai saja saya tidak membeli hape ini kemarin hari mungkin saya sudah bisa membayar setengah utang saya, tapi keadaan memaksakan saya harus menggantikan hape.
Saya juga melupakan untuk membeli domain blog, bagi saya yang tulisannya masih pas-pasan blog gratis sudah cukup, mereka saja yang sudah ahli ngeblog masih juga menggunakan blog gratisan, padahal rencananya ketika umur blog saya genap dua tahun saya akan membeli domain.
Kemarin hari saya berencana untuk membeli celana dan baju olahraga satu lagi, namun saya mengurungkan niat, saya mengingat itu hal yang tidak terlalu saya butuhkan.
Krisis keuangan membuat saya lebih matang dalam mengurus keuangan. Saya tidak lagi menurutkan hawa nafsunya belaka, sekarang saya lebih rasional dalam berbelanja. Saya selalu berpedoman "apakah ini sesuatu yang mendesak".
Ketika boring saya juga tidak lagi melampiaskan dengan nongkrong di warkop.
Saya juga menetapkan aturan bagi diri saya bahwa saya boleh makan lontong pakek telur seminggu satu kali.
Bodoh..
Iya memang saya terlihat bodoh, tapi semuanya demi diri saya.
Sekarang saya menghargai sekecil apa pun uang.

8.55 PM
Sab, 3 Des 2016

Jumat, 02 Desember 2016

Wifi dan Keinginan Sesat

Barusan saya berencana pergi ke tempat wifi, namun akhirnya saya batalkan. Saya tidak mempunyai alasan untuk apa saya pergi ke tempat yang punyai wifi. Mau browsing/download? Kouta dalam hape cukup banyak, untuk apa pergi ke wifi kalau untuk habisin duit saja.
Sekarang saya pergi ke wifi kalau memang benar-benar ingin pergi ke wifi.

9.47 PM
Jum, 2 Des 2016

Kamis, 01 Desember 2016

Hujan dan

Hujannya sudah mereda sih tapi saya malas aja muluncur ke sana dikarenakan cuaca masih sangat mendung dan masih ada hujan rintik-rintik takutnya kalah hujan deras dalam perjalanan ditambah lagi saya tidak mempunyai baju hujan.
Saya menunda saja lah perginya, hati saya was-was kalau pergi sekarang

7.16 AM
Jum, 2 Des 2016

Merasa Senang

Saat ini saya merasa cukup senang, berita yang ditunggu-tunggu akhirnya sampai juga. Kalau tidak hujan besok seusai subuh saya akan meluncur ke sana.
Kali ini saya berjanji mempergunakannya sebaik mungkin, saya berjanji tidak ngopi lagi. Saya hanya mempergunakan untuk kebutuhan pokok saya. Saya berjanji tidak akan nongkrong di warkop lebih satu kali dalam seminggu.
Saya berjanji...
Dan saya tidak perlu meresahkan lagi tentang rezeki saya. Allah pasti membantu hambanya.
Saya mau tidur sekaranglah, biar esoknya awal terjaga

11.03 PM
Kam, 1 Des 2016