Kamis, 01 Desember 2016

Kendala Menulis

Saya baru saja memposting tulisan di blog saya yang di wordpress. Ada sedikit kendala bagi saya saat menulis artikelnya.  Kendalanya saat mengutip perbincangan, sebagai penutur bahasa aceh saya selalu merasa bingung saat mengutip perbincangan. Apakah saya harus mengutip perbincangan dalam bahasa Aceh kemudian menerjemahkan ke bahasa indonesia? Saya merasa kalau begini membuat pembaca bosan. Kalau megutip langsung dengan bahasa indonesia bagaimana bisa? Padahal aslinya perbincangan terjadi dalam bahasa Aceh.
Hemm. Membingungkan....

10.46 PM
Kam, 1 Des 2016

Terganggu

Saya selalu terganggu kalau waktu nulisnya kepikiran tulisannya akan dibaca orang lain. Kenapa di blog ini tulisan saya mengalir dan jelas karena saya merasa bebas menulisnya, toh tidak ada yang membacanya. Kalau begini terus saya tidak pernah bisa maju.

10.09
Kam, 1 Des 2016

Desember dan Semangat Baru

Ternyata tak tersadar kita sudah berada di akhir tahun. Berapa target yang sudah tercapai dari resolusi yang dibuat pada awal tahun? Entahlah, bahkan saya tidak tau apa saja resolusi yang telah saya buat.
Dan awal tahun ini saya tidak ingin membuat resolusi apa yang ingin saya capai pada tahun 2017, toh capek-capek ngebuatnya tapi tak berguna sama sekali.
Setidaknya ada hal yang sangat ingin saya capai dalam tahun 2017, apa itu? Yaitu mengembangkan Blog. Kali ini saya benar-benar serius dalam mengembangkan blog, saya ngeblog bukan lagi untuk bersenang-senang tapi saya ingin menghasilkan uang. Paling lambat tahun 2018 saya harus mendapatkan job dari menulis, kalau orang lain bisa kenapa saya tidak bisa.

10.16 PM
Kam, 1 Desember 2016

Masih tentang keadaan finansial

Tadi sore teman saya nelpon menanyakan "bagaimana sudah keluar gajinya?" . Saya menjawabnya "belum"
Ternyata bukan hanya saya yang mengkhawatirkan tentang isu ditundanya bayar gaji. Teman saya juga merasakan hal yang sama.
Saat seperti ini saya merasakan seperti orang tidak berguna saja, masak sudah berumur 24 tahun belum juga bisa mencari uang sendiri.
Entahlah.. Saya juga sangat bingung memikirkannya. Oohh.. Ya..  Saya juga mengharapkan datang telpon dari seseorang yang membawa kabar baik, namun saya tak kunjung ditelpon.
Apakah awal bulan ini benar-benar kelam sama halnya dengan bulan?

9.05 PM
Kam, 1 Des 2016

Kebiasan Buruk Muncul Lagi

Beberapa hari ini kebiasan buruk saya muncul lagi, apa itu? Yah apalagi kalau bukan malas berjamaah dan parahnya lagi waktu shalat saya molor hingga ke penghujung waktu.
Kenapa bisa terjadi? Karena saya punya alasan pembenaran atas sikap salah saya, alasannya selama ini karena saya tidak ngak enak badan dan cuaca pun sering hujan. Dengan alasan inilah saya meninggalkan jamaah.
Namun alasan tersebut tetap tidak bisa menenangkan jiwa saya yang resah. Saya merasa begitu bersalah meninggalkan jamaah.
Saya berpikir, bagaimana cita-cita akan tercapai, saat ini saja kamu sudah melupakan Allah apalagi kalau cita-cita sudah terkabul, pasti kamu akan melupakan Allah.
Mulai magrib ini saya akan berjamaah lagi dan tidak pernah meninggalkannya lagi.

6.14 PM
Kam, 1 Des 2016

Kecanduan Ngorek Kuping

Namanya kecanduan bisa terjadi dengan apa saja, ada orang yang kecanduan dengan smartphone, ada yang kecanduan rokok, ada yang kecanduan dengan facebook. Pokoknya banyaklah.
Yang paling aneh yaitu kecanduan yang saya alami sekarang, kecanduan ngorek kuping.
kalau tidak ngorek kuping sehari rasanya gak nyaman bagi saya padahal setelah ngorek cutton budnya tidak kotor sama sekali.
Saya sadar bahwa kebiasaan ngorek kuping ini berbahaya bagi pendengaran saya karena itulah saya mencoba menghilangkannya.
Caranya saya tidak lagi membeli korek kuping. Dengan tidak adanya korek kuping saya aman dari godaan ngorek kuping.
Kalau memang telinga saya gatal saya meminjam korek kuping dari teman saya. Bagaimana apakah Anda juga mengalami kecanduan dengan ngorek kuping?

4.23 PM
Kam, 1 Des 2016

Berusaha Lebih Keras Lagi

Ketimbang pesimis lebih baik saya mengerahkan segenap kemampuan yang saya miliki.
Selama ini saya menulis tergantung mood, ketika ada mood nulis ketika tidak ada tidak nulis, selama ini saya masih kalah dengan rasa malas.
Mungkin saya kali ini benar-benar harus disiplin dalam menulis, saya harus latihan dengan lebih keras lagi.
Saya benar-benar ingin mewujudkan cita-cita saya yang ini. Tinggal dua cita-cita lagi yang belum saya wujudkan.

4.05 PM
Kam, 1 Des 2016